HAKIKAT INSAN
taklain ialah agar manusia itu tahu menggunakan yang Haq dan yang bathal dan yang mana disebut hamba, dan yang mana disebut tuhan, itulah sebabnya kita harus ber i tiqat yang sempurna agar supaya kita jangan sampai terakui orang yang punya hak milik, karena diri kita ini memang sudah hak milik.
diantaranya ada 3 i'tiqat yang terkenal :
- i'tiqat qodariyah
- i'tiqat Jabariyah
- i'tiqat Ahlisunnahwal jama'ah
2.i'tiqat Jabariyah, yaitu mereka beri'tiqat bahwasanya segala yang berlaku didalam alam ini seperti segala perbuatan segala hamba, seperti apa yang kita lakukan sehari hari seperti yang tersebut di atas, itu semua adalah perbuatan Allah Ta'ala tidak ada lagi hamba mempunyai usaha, dan ihtiar, maka apa bila orang ingin melihat orang mengerjakan taat atau maksiat, itu adalah semata mata perbuatan Allah Ta'ala dengan perbuatan lainnya, padahal pada lahirnya hambalah yang melakukan segala perbuatan itu, demikianlah pertahanan pertahanan dari kaum Jabariyah.
3.I'tiqat Ahlisunnah wal jamaah, yaitu bahwasanya apa yang berlaku di alam ini maupun segala perbuatan atau perkatan yang baik maupun maksiat, maka itu pada hakiqat nya adalah perbuatan Allah Ta'ala, yang Qodrad, iradatnya,qhadim tetapi disamping itu ada lagi hamba mempunyai usaha,ihtiar yang sama sekali tidak memberi bekas, maka nyatalah sesuatu perbuatan yang baik senantiasa datang daripada Allah, dan maksiat adalah datang dari hasil usaha ikhtiar yang dilakukan hamba, disinilah tempat bergantung HUKUM SYARA' maka jahirnya hamba yang melakukan nya, tetapi pada hakiqatnya adalah perbuatan Allah,inilah salah satu diantara tiga i'tiqat yang sejuk pandangan alim ulama.
- Dzat Allah menjadi Nur
- Nur Allah menjadi Roh
- Adam menjadi Manusia
- Qomariyah cahayanya merah, jadi darah pada kita
- Tubaniyah cahayanya putih, jadi peluh/keringat pada kita
- umbuniyah cahayanya hitam, jadi napas/angin pada kita
- Uriyah cahayanya hijau, jadi daging/tanah pada kita
AKHIR QALAM KEHANCURAN DIRI
Adapun yang terbit daripada MIM awal itu jin dan manusia
adapun yang terbit daripada HA adalah Aras, Kursyi, Surga, Neraka, Baitul makmur
Adapun yang terjadi daripada MIM akhir adalah LAA ILLAHA ILALLAH
Adapun yang terjadi daripada DAL adalah Bumi dan langit, bulan dan matahari, awan dan bintang, air dan api, angin dan telaga adapun yang tersyurah berada pada MIM akhir tadi, rukunnya menjadi manusia,itulah rukunnya yang terjadi pada kita.
SEBENARNYA DIRI
Yang sebenar benarnya diri adalah Nyawa dan sebenarnya nyawa itu adalah Nur Muhammad dan sebenarnya Nur Muhammad itu adalah Sifat Hayad bukan sifat Hayun, dan pendapat sebagian Arifulbilah bahwa nyawa itu adalah Roh, tatkala Roh masuk kedalam tubuh maka nyawa namanya, tatkala keluar masuk napas namanya,tatkala berkehendak sesuatu ikhtiar namanya,tatkala ingin sesuatu nafsu namanya, tatkala ingat sesuatu arif namanya, tatkala percaya sesuatu iman namanya, tatkala dapat berbuat sesuatu Akal namanya, dan akal itu adalah ilmu namanya, dan sebenarnya Diri itulah Dzahir Tuhan namanya sebagaimana dalil mengatakan : " Man arrafa nafsyahu fakhot arrafa rabbahum "
Artinya : Barang siapa mengenal akan dirinya maka mengenal ia akan tuhan nya.